Nurmalis, Vina Tansya (2025) ASUHAN KEBIDANAN PERSALINAN PADA NY. S DENGAN ANEMIA SEDANG DAN BAYI NY. S DI PMB NURHASANAH PONTIANAK. Diploma thesis, Polytechnic 'Aisyiyah Pontianak.
Pendahuluan (cover, halaman judul, scan lembar persetujuan, scan lembar pengesahan, scan surat pernyataan, kata pengantar, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, daftar lampiran, daftar pustaka) - Vina Tansya.pdf
Download (657kB)
INTISARI vina Tansya .n - Vina Tansya.pdf
Download (269kB)
BAB I Vina Tansya.N - Vina Tansya.pdf
Download (301kB)
BAB II Vina Tansya.n - Vina Tansya.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (648kB) | Request a copy
BAB III Vina Tansya,n - Vina Tansya.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (306kB) | Request a copy
BAB IV Vina Tansya.n - Vina Tansya.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (968kB) | Request a copy
BAB V Vina Tansya.n - Vina Tansya.pdf
Download (261kB)
Lampiran (scan time schedule, scan informed consent, scan SOAP, scan dokumentasi, scan daftar bimbingan) Vina T.N - Vina Tansya.pdf
Download (2MB)
Naspub Vina T. N Fixs - Vina Tansya.pdf
Download (528kB)
Abstract
Latar Belakang: Asuhan kebidanan komprehensif adalah pelayanan menyeluruh meliputi masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, keluarga berencana, dan imunisasi. Tujuannya menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Bayi (AKB) melalui 7 langkah Varney. Di Indonesia, AKI tahun 2021 mencapai 6.856 kasus, meningkat dari tahun sebelumnya. Di Kalimantan Barat, AKI sebesar 214 per 100.000 kelahiran hidup. Anemia kehamilan menjadi salah satu faktor penyebab tingginya AKI dan AKB karena meningkatkan risiko komplikasi, seperti perdarahan pasca persalinan akibat atonia uteri. Anemia merupakan salah satu faktor risiko utama perdarahan postpartum, yang menyumbang sekitar 19,3% dari seluruh kematian ibu di Indonesia. Anemia dapat memperburuk kondisi ibu saat menghadapi komplikasi persalinan lainnya. WHO menyebutkan bahwa perdarahan berat dan infeksi pascapersalinan adalah dua dari lima penyebab utama kematian ibu (sekitar 75%), dan anemia meningkatkan kerentanan terhadap perdarahan berat dan infeksi pascapersalinan, preeklampsia/eklampsia, komplikasi selama persalinan, serta aborsi yang tidak aman.
Tujuan Penelitian: Untuk memperoleh pengalaman nyata dalam melaksanakan asuhan kebidanan anemia dalam kehamilan menggunakan 7 langkah varney.
Metode Penelitian: Menggunakan metode deskriptif dengan strategi pendekatan studi kasus.
Hasil Penelitian: Sudah dilakukan Asuhan Kebidanan berkelanjutan pada Ny. S dan Bayi Ny. S di pmb nurhasanah pontianak, dengan menggunakan 7 langkah varney mulai dari pengumpulan data sampai dengan evaluasi. Persalinan di PMB nurhasanah pontianak dan berlangsung baik dengan pemantauan partograf. Asuhan nifas mengalami kendala pada kunjungan, ibu mengalami anemia sedang, sehingga belum memenuhi standar. Bayi mendapat salep mata, vitamin K untuk mencegah perdarahan otak, serta imunisasi HB 0 dua jam setelah bayi lahir untuk mencegah hepatitis. Hasil evaluasi pada pemeriksaan yang telah dilakukan pada Ny “S” diagnosa aktual yang ditegakkan adalah anemia sedang. Dan untuk mengatasi masalah tersebut Ny. “S” diberikan informasi tentang makanan bergizi yang tinggi zat besi, informasi tentang keadaan ibu dan beri dukungan moril sehingga membuat anemianya berkurang.
Simpulan: Berdasarkan Asuhan Kebidanan Persalinan Pada Ny. S dengan anemia sedang dan Bayi Ny. S di PMB Nurhasanah Pontianak tidak terdapat kesenjangan antara kasus dan teori
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Asuhan Kebidanan Persalinan, Nifas Dan Bayi Baru Lahir |
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Unnamed user with email perpus.kampus@polita.ac.id |
| Date Deposited: | 27 Jul 2026 08:37 |
| Last Modified: | 27 Jul 2026 08:37 |
| URI: | https://repository.polita.ac.id/id/eprint/255 |
